KegiatanPendidikan

Serah Tertimah Peserta MAgang
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Poso berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten antara lain melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Dearah Tertinggal dan Khusus (PNPM-DTK) atau yang dikenal dengan P2DTK (Program Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus). Pelaksanaan P2DTK ini bertujuan antara lain Membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat Pemulihan dan pertumbuhan sosial ekonomi daerah tertinggal dan khusus, Pemerintah Kabupaten Poso menyadari bahwa untuk menghasilkan tenaga pengajar yang profesional perlu ada sistem pembinaan karier yang baik, tersistem, dan berkelanjutan. Sehingga tenaga pengajar mampu melakukan pembelajaran secara efektif.. Bagaimana ciri-ciri guru yang efektif ? Menurut Margaret A. Thomas dan Gary A. Davis ada empat kelompok besar ciri-ciri guru yang efektif :

1. Memiliki kemampuan yang terkait dengan iklim belajar di kelas:

  • memiliki keterampilan interperso-nal, khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa, dan ketulusan;
  • memiliki hubungan baik dengan siswa;
  • mampu menerima, mengakui, dan memperhatikan siswa secara tulus;
  • menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam mengajar;
  • mampu menciptakan atmosfir untuk tumbuhnya kerja sama dan kohesivitas dalam dan antar kelompok siswa;
  • mampu melibatkan siswa dalam meng-organisasikan dan merencanakan kegiatan pembelajaran;
  • mampu mendengarkan siswa dan menghargai hak siswa untuk berbicara dalam setiap diskusi; (mampu meminimal-kan friksi-friksi di kelas jika ada.

2. Memiliki Kemampuan strategi manajemen pembelajaran :

  • Memiliki kemampuan untuk menghadapi dan menangani siswa yang tidak memiliki perhatian, suka menyela, mengalihkan pembicaraan, dan mampu memberikan transisi substansi bahan ajar dalam proses pembelajaran.
  • Mampu bertanya atau memberikan tugas yang memerlukan tingkatan berpikir yang berbeda untuk semua siswa.

3. Memiliki kemampuan yang terkait dengan pemberian umpan balik (feedback) dan penguatan (reinforcement), yang terdiri dari.

  • Mampu memberikan umpan balik yang positif terhadap respon siswa
  • Mampu memberikan respon yang bersifat membantu terhadap siswa yang lamban belajar.
  • Mampu memberikan tindak lanjut terhadap jawaban siswa yang kurang memuaskan
  • Mampu memberikan bantuan profesional kepada siswa jika diperlukan.

4. Memiliki kemampuan yang terkait dengan peningkatan diri, terdiri dari

  • Mampu menerapkan kurikulum dan metode mengajar secara inovatif
  • Mampu mem-perluas dan menambah pengetahuan mengenai metode-metode pengajaran;
  • Mampu memanfaatkan perencanaan guru secara kelompok untuk menciptakan dan mengembang-kan metode pengajaran yang relevan.

Upaya –upaya yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan profesionalisme tenaga pengajar dikabupaten Poso dalam hal ini kegiatan Bidang Pendidikan pada PNPM-DTK kab. Poso Tahun anggaran 2007 dan 2008 untuk tahap pertama dilakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) guru mata pelajaran yang di UN -kan yaitu : untuk SD/MI : Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Untuk SMP/MTs, : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA. yang diikuti oleh guru-guru mata pelajaran se Kabupaten Poso. Selain itu pula, dilakukan DIKLAT MBS yang diikuti oleh Kepala-Kepala SD sebanyak 40 orang mewakili 18 Kecamatan di Kabupaten Poso. Khusus untuk
DIKLAT guru-guru dibagi dalam dua siklus, di mana pada siklus pertama terdiri atas 4 angkatan dan setiap angkatan diikuti sebanyak 40 orang peserta, dan pada siklus kedua terdiri atas dua angkatan, dengan jenis kegiatan pertama DIKLAT guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA SMP/MTs. Kegiatan kedua adalah Magang Guru yang diikuti sebanyak 23 guru, dan dua orang pendamping. Kegiatan ketiga adalah pengadaan alat peraga untuk SD.
Materi-materi DIKLAT yang diberikan pada peserta oleh para Instruktur bertaraf nasional dan regional yang berasal dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Tengah antara lain , yaitu : Dra. Asniatin Saki, M. Pd dan Saripa Mastura, S. Pd, (LPMP) Mohammad Pandan, S. Pd, (SKB Kota Palu) dan Bapak Damanik (MBS), Dr. Sumarno Hulinggi, M. Pd. (Unsimar Poso), Drs. Sarwan Talamowa (paparan Konsep Program PNPM-DTK ), Reyke E. Roroh, S. Pi., M. Si (Kebijakan Pemda Poso terkait dengan PNPM-DTK), dan lain-lain, dengan pola 64 jam untuk guru bidang studi dan 40 jam untuk MBS. Selanjutnya, untuk lebih memantapkan dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama DIKLAT, para guru dimagangkan di Kota Palu. Kegiatan magang ini didanai oleh P2DTK tahun anggaran 2008, diikuti oleh guru-guru SD/MI sebanyak 13 orang dan SMP/MTs sebanyak 10 orang kegiatan ini dilaksanakan selama 14 hari mulai dari tanggal 13 – 25 Maret 2009, yang telah didahului dengan pembekalan selama satu hari (13 Maret 2009), Pembekalan diberikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Poso (Drs. Berlin Matoneng), KM-Kab. Bidang Pendidikan (Drs. Sarwan Talamowa), UPKD (Agustinus Lengkoan, B. Sc), Rimed Pede, SH (Ketua TPK Kabupaten) , MH, Max Banangi, SH, (Ketua TPK Dinas Kabupaten Poso), dan Dr. Sumarno Hulinggi, M. Pd, mewakili Perguruan Tinggi (Unsimar Poso). Magang guru ini dilaksanakan oleh Unit Pengelola Kegiatan Dinas (UPKD) bidang Pendidikan Kabupaten Poso yang diketuai oleh Dra. Ni Ketut Werti, Sekertaris Agustinus Lengkoan, B. Sc, dan Bendahara Hj. Masriah, SE.
Dalam materi pembekalan disampaikan harapan-harapan agar pelaksanaan magang dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta dan hasilnya dapat diaplikasikan pada sekolah-sekolah asal. Sekolah sasaran magang Guru SD / MI dan SMP / MTs. adalah beberapa sekolah yang terbaik yang berada di Kota Palu, seperti: SDN 3, SDN 15, SD Madani, dan SD Karuna Dipa. Sedangkan untuk sekolah lanjutan dipilih SMP Negei 1 Palu, SMP Madani, SMP Al-Azhar, dan SMP Karuna Dipa. Dalam pelaksanaan kegiatan magang ini mendapat perhatian serius dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Poso dengan mengadakan kunjungan kerja langsung pada sekolah-sekolah magang yaitu SMP Madani, SD dan SMP Karuna Dipa sebagai sampel. Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Poso (Drs. Berlin Matoneng) di sekolah-sekolah tersebut, didampingi oleh Konsultan Manajemen Kabupaten Bidang Pandidikan Drs. Sarwan Talamowa, Sekretaris Unit Pengelola Kegiatan Dinas (UPKD) Bidang Pendidikan Agustinus Lengkoan, B. Sc., dan Dr. Sumarno Hulinggi, M. Pd selaku pendamping peserta magang. Dalam pertemuan dengan Kepala SMP Madani, Kepala SD dan SMP Karuna Dipa di ruang kerja masing-masing, Kadis Pendidikan Kabupaten Poso (Drs. Berlin Matoneng) menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala SMP Madani, Kepala SD dan SMP Karuna Dipa atas penerimaan para guru yang melaksanakan magang di sekolah tersebut. Maksud pelaksanaan magang ini adalah mengamati proses belajar mengajar dan mengadopsi cara-cara atau pendekatan-pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM), juga pendekatan CTL (Contextual Teaching Learning). Kadis Pendidikan Kabupaten Poso mengharapkan ilmu yang diperoleh selama magang dapat diimplementasikan pada sekolah asal setelah selesai kegiatan ini.
Selain mengadopsi sistem pembelajaran yang inovatif dengan menerapkan pendekatan-pendekatan pembelajaran yang tersebut di atas, peserta magang juga memperoleh informasi tentang pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah. ( Sarwan Talamoa, KM Bid. Pendidikan Poso)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: