Pencanangan Gerakan Berantas Penyakit Malaria (Gebrak Malaria)

bupatiAMPANA-Bupati Drs. H.Damsik Ladjalani membuka Pencanangan Gerakan Berantas Kembali Malaria (Gebrak Malaria) Jum’at (13/02)/09 Diauditorium Dinas kesehatan Kabupaten Tojo Una-una yang dihadiri Oleh Kadis Kesehatan Propinsi Dr. Anshayari M.Kes, Plt Sekkab Drs. Bahrun Latjuba, Kepala SKPD, Kepala Puskesmas. Sebenarnya Bupati akan Mencanangkan Gebrak Malaria ini di Desa Lebiti Kecamatan Togean, dikarenakan cuaca tidak bersahabat. Acara yang sama juga dilaksanakan di Desa Lebiti kecamatan Togean yang dihadiri oleh Kepala Bappeda & PM dan selaku Kuasa Pengguna Anggaran PNPM  Mandiri Dearah Tertinggal dan Khusus, Para Camat Se-Kepulauan, Unsur Muspida dan Muspika.

Kabupaten Tojo Una-una Melalui Dinas Kesehatan memberikan Kelambu Secara Gratis kepada 1200 KK Miskin agar terbebas dari penyakit Malaria.  Mengingat di kabupaten Tojo Una-una penyakit Malaria menempati urutan 1-3 pada 10 penyakit terbesar yang merupakan daerah Endemis. Sejalan dengan konsep sehat WHO revisi 1988 sehat adalah keadaan sejahtera badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara social dan ekonomis, karena saat ini banyak orang sehat tapi tidak produktif dan penyabab salah satunya adalah penderita Malaria.Di Indonesia pengukuran kecepatan kejadian penyakit malaria adalah Annual Malaria Insidence (AMI) atau angka malaria klinis, dimana standar pengukuran dibagi atas 3 klasifikasi yaitu :High Insidence Malaria (HIA) Daerah Tinggi Malaria = > 50 %o, Medium Insidence Area (MIA) Daerah Sedang Malaria = 10 -50 %o, dan Low Insidence Malaria (LIA) Daerah Rendah Malaria = < 10 %o.

ketua bappeda

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dr. Ismail Ibrahim MMR mengatakan, Di Sulawesi Tengah AMI masih mencapai 30%o atau berada didaerah sedang kasus malaria Klinis, sedangkan Kabupaten Tojo Una-una merupakan salah satu daerah di wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki Angka Annual Malaria Insidence (AMI) tertinggi yaitu > 50%o, adapun data AMI kabupaten Tojo Una-una tahun 2005 sampai tahun 2008 sebagai berikut:  Pada tahun 2005 89 ( per seribu penduduk), tahun 2006 86 per seribu penduduk, tahun 2007 82 perseribu penduduk,dan  tahun 2008 63 perseribu penduduk. Lanjut Ismail diharapkan setelah pencanangan Gebrak Malaria, diKabupaten Tojo Una-una data ini akan menurun dibawah AMI Sulawesi Tengah.

Ismail mengatakan sebagai pendukung dan suksesnya Kabupaten Tojo Una-una bebas malaria 2015 yang merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) mancanegara, dan dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan maka promosi malaria perlu diwujudkan diperlukan  Pencangan Gerakan Berantas Kembali Malaria ( Gebrak Malaria ) Dan Program Pemberantasan Malaria seperti : Program Ewors berbasis /Puskesmas, Adanya rencana Dinkes membuka Travel Medicine Clinic / Klinik Kedokteran wisata yang salah satu kegiatannya adalah pemeriksaan hapusan darah tepi bagi wisatawan dan pendatang secara sukarela atau bagi orang tempatan yang ingin bepergian keluar daerah, Posmaldes dan kadernya secara bertahap untuk 122 Desa/Kelurahan, Kerjasama dengan dinas Perikanan pada kegiatan biological control dengan pemberian ikan pemakan jentik serta pemanfaatan rawa untuk dijadikan tambak ikan sehingga perkembangbiakan nyamuk anolpeles dan penularannya dapat ditekan. Yang terpenting dari semua kegiatan tersebut diatas  kata Ismail diperlukan mengenal dan mendekati kepada Pemilik Mahluk, sebagaimana seekor anjing yang dilatih oleh majikannya dengan segalak-galaknya, sehingga setiap orang yang masuk pekarangan akan digonggong, digigit, bahkan dibunuh, tetapi seseorang yang sudah mengenal dan dekat dengan anjing, maka cukup dia meminta kepada pemilik anjing maka dia akan selamat dari terkaman dan gigitannya. Demikian pula di Kabupaten Tojo Una-una akan bebas Malaria manakala semua masyarakat telah mengenal dan mendekati pemilik mahluk Malaria.

1.         MEMBUAT PETA ENDENISITAS DAN PERMASALAHAN MALARIA

2.         IDENTIFIKASI POTENSI MASYARAKAT DAN SEKTOR TERKAIT

3.         PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS GEBRAK MALARIA

4.         PERSETUJUAN KEPALA DAERAH KABUPATEN

5.         PENYUSUNAN RENCANA KERJA

6.         PELAKSANAAN

7.         PEMANTAUAN DAN PENIALAIAN

Bupati juga mengharapkan dengan terlaksananya tujuh langkah yang disebutkan diatas, maka Kabupaten Tojo Una-una akan terbebas dari Penyakit Malaria. ( Sumber Dinkes Touna  ,DMC  Kab. Tojo Una-una, Portal Ampana Lea)

1 Comment

  1. nia said,

    January 30, 2010 at 11:28 pm

    congrats buat touna!!!!!maju trs dgn program2x


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: